Mowned

Mowned
My Gadget Timeline

Selasa, 03 Februari 2009

Anarkisnya.. gak pantes banget..

Barusan liat berita sore.

Ada liputan, tadi siang ada demo di DPRD Sumut menuntut pembentukan provinsi baru – Provinsi Tapanuli. Pendemo masuk dan menghentikan sidang paripurna DPRD. Ternyata nggak cuma itu, semakin dalam pendemo masuk mereka semakin anarkis. Ngancurin barang2. Lempar2 kursi. Dorong2 pintu. (itu sih kecil ya, yang dua tadi emang berat) dan puncaknya, mereka menyeret ketua DPRD Sumut, Abdul Aziz Angkat keluar ruangan dan memasukkannya ke ruangan lain (kalo nggak salah tadi ruang fraksi Golkar).

Beberapa saat, si ketua DPRD didapati nggak sadar. Diapun dibawa keluar dan dilarikan, ke RS Pringadi. Ternyata, sampai disana dia meninggal.

Masya Allah.. Sangat tragis! Seorang ketua DPRD diseret pendemo dari siding paripurnanya dan hasilnya -- kehilangan nyawa.

Naudzubillahimindzalik. Para pendemo.. Mereka bukanlah orang2 bodoh. Pasti mereka pada pinter, minimal selevel mahasiswa. Malah keliatannya ada orang2 terhormat diantaranya. Toh tuntutan mereka bukan hal yg kecil: pembentukan provinsi baru! Membagi Sumatra Utara jadi dua! Pasti mereka orang2 yang idealis. Pemberani. Sebenarnya patut diberi aplaus. Tapi apa yang dilakuinnya.. gw belum pernah liat aksi yang lebih anarkis darpada ini.

Demonstrasi. Apa itu aplikasi yang peling tepat bagi suatu demokrasi? Democrazy kalee.

Yang jelas, demo yg satu ini emang ga banget kalo dicontoh kita2.

Tidak ada komentar: